02 April 2009

NAMAKU ZURNA

Namaku Zurna
Orang bilang gadis hina
Dari hasil senggama
Sepasang anjing galak
Dari kafilah tanah haram.

Dulu,
aku tak punya nama
Hanya seonggok daging bernyawa
Dibungkus kain bekas
Hanyut di sungai kampas.

Ibu-ibu miskin
Menemukanku dalam buangan
Tak sanggup menampung
Aku dicampak pada pemulung.

Kini remaja
Usiaku gadis belia
Tak pandai berucap
Seperti gadis-gadis wihara.

Namun aku
Ingin selalu berpuisi
Seperti penyair
Mengubah air mata
menjadi
mata
air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar